BENTARA

Ketika Si Kecil Merasa Malu Karena “Saru”

“Jangan di sini bunda, saru! Aku gak mau bunda! Pake bajunya di kamar saja bun, saru kelihatan orang!” Sejak si kecil mengenal istilah “Saru”, dia sangat protektif terhadap dirinya sendiri. Jika saya tidak keliru, Tara mengenal, memahami, dan memprakttikkan makna dari istilah “saru” saat usia tiga tahunan. Kali pertama mengetahui istilah saru dari sekolahya. Istilah “saru” sendiri berasal dari bahasa Jawa yang bisa bermakna “tidak pantas”, “jorok” atau “tidak sopan atau…

Continue Reading

BOOKS

Mengapa Tidak Mau Berbagi?

Apakah kita tahu bagaimana rasanya ketika anak kita diolok-olok temannya? Apakah kita tahu apa yang harus dilakukan ketika anak kita mengolok-olok temannya yang bersikap tidak ramah atau egois? Apa yang terjadi jika seseorang temannya marah? Bacalah buku ini dan lihatlah bagaimana anak-anak menyelesaikan masalah mereka. Kali ini saya ingin cerita tentang buku penting buat anak dan juga referensi bagi orang tua maupun guru. Cara yang mereka tempuh mungkin juga dapat menyelesaikan…

Continue Reading

FEATURES

Ketika Balita Bercerita Lewat Menggambar

“Bunda, mobil-mobil ini sedang naik flyover. Lihat deh, ini mobil ayah, ini mobil bunda. Flyover-nya di atas tunnel yang ada mobil-mobilnya, banyak sekali mobilnya. Lalu, ada mobil transformer yang berubah jadi robot.” (Tara) Mobil merupakan salah satu objek favorit Tara yang paling sering digambar. Bagi saya itu tidak masalah, selagi dia menikmatinya. Prosesnya dalam menggambar mobil pun terus berkembang. Seusai menggambar, biasanya dia akan dengan senang hati menceritakan apa yang dia…

Continue Reading

QUOTES

Kenapa Sayang?

“Waktu aku di dalam perut bunda, bunda mau Tara keluar kan? Kenapa? Karena bunda sayang aku? Benar kan? Kenapa bunda sayang aku?” (Bentara Falasifa Fauzan, 4 tahun, everyday quotes for bunda)

FEELS

Saat Meninggalkan Anak, Mengapa Tetap Tenang? (1)

“Bunda, Tara tidak mau makan apel. Jadi kami buatkan jus apel dan dibuatkan puding.” Demikian kalimat salah satu guru Tara dari Yogyakarta. Kalimat itu terus terngiang di pikiran saya sebagai seorang ibu. Seorang ibu yang saat itu harus meninggalkan anak kami. Ya, saat itu sekitar satu pekan lebih saya harus meninggalkan anak saya ke Tentena, Poso. Lembaga tempat saya bekerja sebenarnya tela memberi kesempatan untuk mengajak Tara. Namun, saat itu usia…

Continue Reading

REVIEW

Bunda, Ayo Main ke Perpustakaan!

  “Bunda, buku ini kan sudah aku baca. Aku mau buku yang baru lagi. Ayo bun, kita perpustakaan!” Hari-hari kami akan diramaikan dengan kalimat tersebut, jika dan hanya jika kami tidak segera mewujudkan keinginannya. Pernah juga, sepanjang pagi sampai sore rumah kami diramaikan dengan tangisannya. Kenapa? karena kami telah menjanjikannya untuk ke Perpus di hari itu, namun kami lupa bahwa hari itu tanggal merah. Ya, karena tanggal merah maka Perpus libur. Beberapa…

Continue Reading

FEELS

Orang-orang Baik di Sekitar Kami

Orang-orang baik dan kaya hati. Mereka ada di sekitar kami. Tempat kami tinggal. Jangan tanya soal keseharian, karena banyak sekali buktinya. Namun kami pernah sangat terkesan saat momen khitan Tara. Khitan Tara di Bandung di rumah neneknya. Karena hanya niat untuk khitan dan syukuran kecil-kecilan, maka kami tidak mengatakan pada siapapun. Namun teman-teman di kantor ayah Tara, beberapa hari ramai-ramai ke rumah dan memberikan sesuatu. Lalu, saat syukuran kecil-kecilan di rumah…

Continue Reading

BENTARA

Mengapa Tara Suka Menata Sesuatu?

“Bunda, sebentar ya, ini harusnya begini. Ini loh bunda, harusnya ditaro di sini. Bunda, gak boleh! Gak boleh bawa permen bunda. Gak bunda, aku kan sudah punya mobil-mobilan di rumah, bla..bla…bla…” Setidaknya, itulah beberapa kalimat perintah, mengatur, dan menolak di antara sejumlah kalimat Tara lainnya yang sudah saya lupa. Seingat saya, sejak usia satu tahun, dan itu sudah mulai terlihat, dimana Tara suka sekali menata sesuatu. Contohnya, ketika kami bersama-sama ke…

Continue Reading

THOUGHT

Rumahnya Besar, Apakah Dia Orang Kaya? Belum Tentu!

“Di desa itu, kita tidak bisa mudah menilai seseorang sudah sejahtera atau belum. Terkadang meskipun rumahnya kelihatan bagus, bisa jadi secara ekonomi tidak mampu. Justru rumah yang besar itu dulunya adalah orang menengah ke bawah. Mereka mampu membuat rumah besar dan megah saat masih menjadi TKI (Tenaga Kerja Indonesia). Tapi itu dulu, kondisi sekarang sudah berbeda. Setelah pulang menjadi TKW mereka bingung mau usaha apa, tabungan habis, lahan tidak punya, dan…

Continue Reading

REVIEW

“Blippi” & “Diva”: Channel YouTube Favorit Tara

Stevin, sosok di balik “Blippi”, tumbuh di sebuah kota kecil dimana dia dikelilingi oleh traktor, sapi, dan kuda! Dalam perjalanannya memerankan Blippi, Stevin menjadi sosok apapun. Tentang Blippi Buat bunda yang rajin cari referensi video edukasi, pastinya sering bertemu sosok Blippi dalam channel “Blippi”. Sosok enerjik, konyol, dan baik hati karena tak pernah bosan berbagi  banyak hal menarik dan baru. Setidaknya, bagi anak-anak di usia 2-7 tahun. Termasuk Tara, anak kami…

Continue Reading

BENTARA

Kids Jaman “Now” Tanpa TV

Mendidik anak itu sudah berat, apalagi kalau harus bersaing dengan televisi (tv). Tanpa tv, maka tugas kami lebih ringan.   “hey, this is my mommy!” Kerudungku tiba-tiba ditarik-tarik oleh Tara, demikian sapaan akrab anak kami yang memiliki nama lengkap Bentara Falasifa Fauzan. Pada satu malam minggu, saya dan Tara kencan tanpa ayahnya yang beberapa pekan sedang di luar kota. Malam itu kami memilih menu mie godog Jawa. Sambil makan, Tara tak…

Continue Reading

THOUGHT

Lempar Isu Desa, Lalu Bersiaplah Dibully!

Pemuda Desa: Bertani, Mengabdi, Menikah Dini? Demikian judul opini yang pernah saya tulis pada 30 Oktober 2017, di laman GeoTimes. Tulisan tersebut merupakan tulisan ketiga saya di GeoTimes, sebagai penulis pemula di laman yang cukup populer itu, tentu saja saya cukup rileks menulis apapun. Merasa rileks karena paling yang membaca hanya berapa puluh dan jarang ada yang merespon. Namun siapa sangka ternyata tulisan tentang pemuda desa serta kritik saya dalam tulisan…

Continue Reading

BOOKS

Kisah ‘Cinta’ Gadis Tionghoa pada Indonesia & “Tong Bao”

Sering dalam mimpi-mimpiku, aku melihat sawah yang hijau. Membentang panjang sepanjang mata memandang. Dan, para petani yang bekerja di dalamnya. Kapan kah aku bisa menyebut mereka “Tong Bao-ku”, saudaraku? (Audrey Yu Jia Hui) Kalimat di atas sempat membuat bulu kudukku berdiri dan tiba-tiba nyaris membuatku meneteskan air mata. “Aku ingin membantu rakyat Indonesia!” demikian kelanjutannya. Kalimat di halaman paling depan ini ada di buku “Mencari Sila Kelima” yang ditulis oleh Audrey…

Continue Reading

FEATURES

Kolam Ikan di Mana-mana

“Lihat bunda, ikannya banyak! Ayo kita lihat lihat ikan dulu” Setidaknya, demikian kalimat yang akan selalu terdengar dari mulut Tara (4,5 tahun). Biasanya, pada sore hari saat saya menjemput Tara pulang dari sekolahnya, dia akan bernyanyi sepanjang jalan yang kami lewati. Pemandangan sepanjang jalan dari sekolah Tara menuju rumah kami hanya berupa sawah dan kolam ikan. Ya, di Dusun Jenengan, Desa Maguwoharjo, Kec. Depok, Kab. Sleman, Yogyakarta, kita masih bisa menikmati…

Continue Reading

BENTARA

Reporter Cilik ala Tara

Nama reporter cilik itu Bentara Falasifa Fauzan (4,5 tahun), kamu bisa memanggilnya “Tara” atau mungkin “Ben” atau “Bentar” seperti panggilan mimi (ini adalah sebutan untuk neneknya di Cirebon). Kalau kami, biasa memanggilnya “Tara”. Pagi itu dia tengah sibuk menanyakan apa yang dikerjakan oleh ayahnya. “Ayah sedang ngapain,” tanya Tara kepada ayahnya yang tengah sibuk mengaduk pasir dan semen sebagai bahan bangunan kolam ikan di belakang rumah kami. “Ayah sedang mengaduk semen…

Continue Reading

QUOTES

Harus Sehat!

“Bunda, cepet sehat ya, biar bisa masakin aku telor, brokoli, udang, nasi, dan tempe. Harusnya makan, mandi, bobo, terus minum obat, sehat deh! Ya? Harusnya cepat sehat ya?” *** Kalimat yang diungkapkan Bentara Falasifa Fauzan (4 tahun) secara berulang-ulang dengan penekanan “harus sehat!”.