FEELS

Saat Meninggalkan Anak, Mengapa Tetap Tenang? (1)

“Bunda, Tara tidak mau makan apel. Jadi kami buatkan jus apel dan dibuatkan puding.” Demikian kalimat salah satu guru Tara dari Yogyakarta. Kalimat itu terus terngiang di pikiran saya sebagai seorang ibu. Seorang ibu yang saat itu harus meninggalkan anak kami. Ya, saat itu sekitar satu pekan lebih saya harus meninggalkan anak saya ke Tentena, Poso. Lembaga tempat saya bekerja sebenarnya tela memberi kesempatan untuk mengajak Tara. Namun, saat itu usia…

Continue Reading

FEELS

Orang-orang Baik di Sekitar Kami

Orang-orang baik dan kaya hati. Mereka ada di sekitar kami. Tempat kami tinggal. Jangan tanya soal keseharian, karena banyak sekali buktinya. Namun kami pernah sangat terkesan saat momen khitan Tara. Khitan Tara di Bandung di rumah neneknya. Karena hanya niat untuk khitan dan syukuran kecil-kecilan, maka kami tidak mengatakan pada siapapun. Namun teman-teman di kantor ayah Tara, beberapa hari ramai-ramai ke rumah dan memberikan sesuatu. Lalu, saat syukuran kecil-kecilan di rumah…

Continue Reading

FEELS

Perempuan, Aku Ini Siapa?

Suara mereka riuh rendah mengisi seluruh ruang pikirku. Tak henti-henti bergema, tiap detik, menit, dan seterusnya. Aku ini siapa? Kenapa mereka percaya padaku. Aku ini punya apa? Kenapa mereka berharap padaku? Aku memang ada di tengah mereka, mendengarkan setiap kisah mereka, rencana-rencana mereka. Namun siapa aku hingga mereka peduli bahwa aku peduli. Saat itu, biarkan waktu berhenti, biarkanlah sejenak memberi ruang dan waktu bagiku mendengarkan kisah mereka. Selanjutnya? Jangan tanya selanjutnya,…

Continue Reading